Thursday, March 16, 2017

UMROH YUK...!

Melayani Perjalanan Ibadah Anda Penuh Makna

Umrah Akhir Syaban Plus Puasa dan Tarawih Awal Ramadhan
✔12 Hari

✈ Berangkat
20 -  31 Mei 2017
by Qatar Madinah

Paket 12 Hari 26jt All in
( Sekamar 4 Orang )

Harga sudah termasuk :
(perlengkapan; Koper 22inc, Tas Cabin, Tas Paspor, Syal, Buku Panduan, Id Card, Kain Batik Seragam, Kain Ihrom dan Mukena ) plus pelayanan di Bandara.

🔹Madinah  : Mubarok Silver / setaraf *3
🔹Makkah   : Reyadah Hijra / setaraf *4

Biaya termasuk :

✅ Visa Umrah
✅ Tiket Ekonomi PP
✅ Hotel
✅ Air Zam zam 5 ltr
✅ Asuransi

Biaya Belum Termasuk ;

✅ Paspor
✅ Visa Berbayar Re Entry
✅ Vaksin Meninghitis
✅ Surat Mahrom bagi Wanita umur kurang dari 45thn
✅ Kelebihan Bagasi
✅ Pengeluaran Pribadi
✅ Kursi Roda dan Jasa Dorong utk Usia Lanjut
✅ Tiket Domestik

Segera Daftarkan!! Kebaikan Jangan Ditunda

Tuesday, January 26, 2016

JOGJA PINDUL CAVE ECONOMIC TOUR 04D/02N

JOGJA PINDUL CAVE ECONOMIC TOUR
04D/02N
Only  IDR 850.000,-

HARI 1 JAKARTA - JOGJA (R,L,D)
Pagi hari berkumpul di tempat yang telah ditentukan, langsung berangkat menuju Jogja. Malam hari tiba di Jogja, check in hotel lalu istirahat.

HARI 2 PINDUL CAVE TOUR (B,L,D)
Pagi hari setelah makan pagi di hotel, seluruh peserta bersiap berangkat menuju Goa Pindul untuk wisata menelusuri Goa Pindul. Sore hari kembali ke hotel, istirahat.

HARI 3 JOGJA CITY TOUR - JAKARTA (B,L,D)
Setelah makan pagi rombongan diajak untuk mengunjungi Kraton Jogja, Malioboro lalu Borobudur, sore hari langsung meninggalkan Magelang menuju Jakarta.

HARI 4 JAKARTA (B)
Pagi hari tiba di Jakarta. Tour End ................ Sayonara

 Harga diatas termasuk :
 1. Akomodasi Hotel 02 malam di Grand Rosella/ Similar (Triple & Quad share)
2. Bus Pariwisata AC, audio, sound
3. Meals sesuai program, 1x snack, air mineral selama perjalanan
4. Tiket masuk obyek wisata
5. Guide

Harga diatas tidak termasuk :
 1. Pengeluaran pribadi
2. Laundry
3. Mini bar
4. Optional tour 

Tuesday, March 11, 2014

PAKET STUDY TOUR SEKOLAH dan KAMPUS KE JOGJA

Paket ini dirancang khusus untuk grup pelajar/mahasiswa yang akan melaksanakan study tour bersama melalui program sekolah/kampus dengan mengunjungi berbagai obyek wisata budaya,sejarah,edukasi atau kunjungan industri. Paket study tour dikemas dengan rangkaian kegiatan yang menarik,edukatif dan menghibur. Berikut kami tawarkan paket  study tour dan destinasi : 
Hari-1
Berangkat dari Jakarta pagi hari melalui jalur selatan Bandung-Sumedang-Nagreg-Tasikmalaya-Gombong-Purworejo-Yogya. Makan siang prasmanan di Rumah Makan SR Tasikmalaya. Tiba di Yogyakarta sore hari. Makan malam dan check-in di hotel.


Hari-2
Setelah makan pagi di hotel, anda akan diajak mengunjungi salah satu Keajaiban Dunia ( Candi Borobudur) .Setelah itu kita akan berhenti sejenak di lokal restoran untuk menikmati makan siang dan berangkat menuju Candi Prambanan untuk menikmati sunset . Sebelum kembali menuju hotel kita berhenti untuk makan malam di restoran lokal & kembali ke hotel untuk beristirahat


Hari-3 Makan pagi di hotel, check-out dan anda akan kami bawa berkeliling di sekitar Jogja, melihat indahnya Kraton Jogja, pusat kerajinan batik serta pusat kerajinan perak di kota gede , makan siang lalu mengunjungi kerajinan gabah di kasongan, setelah puas mengunjungi pusat kerajinan kita meneruskan perjalanan menuju Pantai Parang Tritis , setelah cukup puas sebelum kembali ke Jakarta singgah di Malioboro untuk berbelanja oleh-oleh dan makan malam selanjutnya berangkat pulang ke Jakarta.

Hari-4  
Makan pagi di restoran lokal dalam perjalanan. Direncanakan akan tiba di Jakarta siang hari.
Catatan : Obyek wisata tidak mengikat, dan bisa berubah sesuai dengan keinginan dan kebutuhan sekolah.

Biaya paket mulai Rp. 825.000,- per peserta, sudah termasuk :   
1. Bus AC sesuai pilihan 
2. Hotel Melati sesuai pilihan (1 kamar isi 4 orang)  
3. Makan total 9x plus snack box saat keberangkatan 
4. Tiket masuk obyek wisata 
5. Tour leader 
6. Tol, parkir dan retribusi 
7. Gratis untuk 2 guru pendamping/bus 
8. Spanduk kegiatan 
Informasi dan Reservasi :
Phone   : 0251 - 9766110 
Hotline : 0812 8798 4776, 0896 3795 2037  (Telp or SMS)
Facebook : Gilang Tour
Email : gilangtur@yahoo.co.id







Tuesday, February 21, 2012

Liburan Bisa Membuat Panjang Umur

Liburan sangat penting. Menurut sebuah studi oleh situs perjalanan Expedia, sepertiga pekerja Amerika tidak mengambil waktu liburan penuh. Padahal menikmati liburan bisa menjadikan hidup Anda lebih berarti.

Seperti dikutip dari laman Shine, Sebuah studi dari University of Pittsburgh Mind-Body Center menemukan bahwa mereka yang menikmati waktu liburan, melaporkan kepuasan hidup lebih banyak dan pola pikir lebih positif dan mampu menurunkan kasus depresi klinis.

Hormon stres yang lebih rendah, tekanan darah rendah, dan pinggang yang lebih kecil sangat mempengaruhi kehidupan Anda. Liburan ternyata tidak hanya baik bagi jiwa Anda menurut hasil penelitain dari Framingham Heart Study. Beberapa bukti banyak dikutip dari penelitian ini terkait dengan korelasi antara liburan dan kesehatan fisik.

Lebih dari 12.000 orang berisiko terserang penyakit jantung yang diikuti selama sembilan tahun untuk melihat apakah ada cara-cara untuk meningkatkan jangka hidup mereka. Para ilmuwan yang menganalisis hasil penelitian menemukan solusi, “Semakin sering liburan, semakin lama orang akan hidup.”

Tak hanya itu, saat liburan Anda akan tidur lebih baik. Menurut New York Times, sebuah studi oleh perusahaan konsultan ilmiah yang bekerja dengan pilot NASA dan astronot pada masalah tidur, menunjukkan bahwa setelah sedikit selama dua atau tiga hari liburan, orang-orang kualitas tidur seseorang bisa meningkat lebih baik.

Studi lain juga mengungkapkan bahwa berlibur bisa mencerahkan pikiran. Mereka yang kembali pulang dari berlibur bisa lebih cepat menciptakan ide-ide dan solusi ketika kembali bekerja.
Liburan juga membuat Anda lebih kreatif. Banyak ahli berpendapat melakukan liburan membuat orang lebih produktif, baik selama liburan maupun setelah berlibur. Mungkin ini memberikan rangsangan baru setelah keluar dari aktivitas normal.

Cobalah berlibur, jika Anda ingin menciptakan kehidupan baru yang lebih menarik.

sumber: Ita Lismawati F. Malau, Lutfi Dwi Puji Astuti, VIVAnews

Wednesday, May 11, 2011

Liburan, Mau kemana? (2)


2. Kebun Wisata Pasirmukti

Bagi Anda yang senang bertanam atau ingin memberikan pengetahuan tentang tanaman kepada anak Anda (istilah keren nya adalah agrowisata), tidak ada salahnya Anda meluangkan waktu untuk mengunjungi Kebun Wisata Pasirmukti. Lokasinya tidak jauh dari Jakarta, sekitar 45 menit dari Jakarta, tepatnya di Jl Raya Tajur Pasirmukti KM 4. Citeureup Bogor. Dari jalan tol Jagorawi, kita ambil pintu Cibinong – Citeureup, belok kiri dan setelah itu tinggal mengikuti papan petunjuk yang tersedia di sepanjang jalan. Namun hati2 saat di dekat pasar Citeureup papan penunjuk jalan terkadang terhalang oleh angkutan2 umum. Kemacetan menuju Kawepe hanya terjadi di sekitar pasar ini saja. Selepas dari sana, jalan relatif lancar tapi akses jalannya hanya muat untuk 2 mobil.

Tidak lebih dari 30 menit dari pintu tol, pintu masuk Kawepe sudah terlihat. Tiket masuk dikenakan biaya 15 ribu per orang, dan sudah mendapat free parking, minuman selamat datang, dan bebas menjelajahi setiap sudut tempat wisata dengan leluasa, baik dengan jalan kaki maupun kendaraan.

Tempat wisata agro ini ternyata sangat luas. Dari pintu masuk, akan ditemui jalan aspal menurun dengan pepohonan yang rindang di kanan kiri. Sebelum sampai ke front office, akan ditemui tempat pembibitan buah dan anggrek. Beberapa aktivitas seperti demo merawat anggrek atau tanaman buah dalam pot (tabulampot) dilakukan di areal ini.

Memasuki area front office, langsung terhampar suasana yang teduh dengan lapangan rumput yang luas. Jangan lupa mampir ke front office untuk mengambil peta Kawepe sebagai petunjuk jalan di dalam areal wisata.

Di Pasirmukti juga tersedia penginapan. Terdapat beberapa tipe kamar, modelnya pun bernuansa Menado. Tapi harganya lumayan mahal lho, paling murah adalah pondok duku, ada 2 kamar di dalamnya, harga per malamnya Rp 850.000, sedangkan yg paling mahal adalah Pondok Manggis, per malam Rp 1,8 jt untuk 3 kamar. Terdapat permainan anak-anak & taman di halaman depan penginapan. Penginapan ini terletak di areal depan Pasirmukti.

Tempat wisata ini sangat cocok digunakan untuk gathering perusahaan atau keluarga. Selain tersedia beberapa pondok penginapan yang cukup luas, di sini juga menyediakan banyak aktivitas “back to nature” yang jarang ditemui di tempat lain seperti menanam padi, membajak sawah, bermain lumpur, memandikan kerbau, menangkap ikan, juga berkemping di lapangan terbuka yang beralaskan rumput hijau.

Di sini juga menyediakan outbond dengan berbagai pilihan permainan yang dipandu instruktur, flying fox yang melintasi sungai Cileungsi, dan ada juga area paintball bernama Combat Battle Fields, seharga Rp 80.000 / orang, untuk 2 x 20 menit, marker & CO2, seragam, kaca mata pelindung dan 30 butir peluru.

Kebun Wisata Pasirmukti
Jl. Raya Tajur Pasirmukti KM. 4
Citeureup - Bogor
Tel. (021) 8794 3864 / 65, Fax. (021) 8794 3866
E-mail: pasirmukti@cbn.net.id



Liburan, Mau kemana?

Memasuki liburan sekolah, sebagian orangtua pastinya sudah mempersiapkan segala sesuatunya untuk liburan sang buah hati tercinta. Libur panjang setiap kenaikan kelas pada bulan Juni-Juli dimanfaatkan sebagai saat tepat berkumpul memaksimalkan waktu bersama seluruh anggota keluarga.
Sebenarnya,mau kemana saja bisa Anda lakukan, asalkan tetap disesuaikan dengan keadaan, seperti kesiapan dana dan kondisi lokasi rekreasi mana yang akan didatangi,dengan tujuan agar nyaman dan aman. Bagi Anda yang belum mempunyai jadwal dan agenda tujuan wisata, mungkin beberapa daerah tujuan wisata yang cukup hemat di Kabupaten Bogor ini bisa menjadi pilihan Anda;

1. TIRTA SANITA CISEENG


Tempat ini menawarkan pemandian air panas alami yang berasal dari gunung kapur Ciseeng. Air panas tersebut dapat menyembuhkan penyakit kulit, tulang dan lain sebagainya, bahkan sudah diuji oleh TEMAC Thai Engineering Materials Analysis C. Ltd.

Selain pemandian air panas, di Tirta Sanita juga terdapat taman, bukit kapur, area outbound dan juga beberapa permainan anak. Memang kawasannya tidak terlalu luas, tapi lumayan untuk beristirahat sejenak. Jika kita menaiki bukit kapur, maka dari atas kita dapat melihat pemandangan yang cukup indah. Hamparan sawah dan pepohonan membuat suasana hati menjadi sejuk, walaupun cuaca di lokasi cukup panas.

Area outbound, yang berupa flying fox, meniti tali seharga Rp 25.000 / orang. Flying foxnya cukup tinggi lho. Juga terdapat arena mainan anak2 yang berupa mobil/motor yang menggunakan batterai dengan harga Rp 5.000, dan motor kecil yang menggunakan bensin dengan harga Rp 7.000 masing2 selama 15 menit.

Ada juga restoran yang menyajikan makanan dengan harga cukup terjangkau. Rasanya pun lumayan enak, restoran ini terletak di tengah danau. Tidak jauh dari restoran terdapat sebuah bangunan,yaitu pesanggrahan, untuk Anda yang ingin bermalam, Tirta Sanita menyediakan pesanggrahan untuk bermalam, atau jika Anda ingin beristirahat tanpa menginap tersedia juga pesanggrahan yang bisa disewa dengan tarif berkisar antara Rp 110.000 - 130.000 per 6 jam. Sedangkan untuk menginap tarifnya mulai dari Rp 140.000 - Rp 170.000,-

Memang tidak terlalu mengagumkan, tapi cukup menjadi alternatif untuk berwisata hemat bersama keluarga.

Air Panas Tirta Sanita:
Jl. Cogreg - Ciseeng Gang Tirta Sanita RT 14/04 Desa Cogreg, Kec. Parung Kab. Bogor 16340
Telp: 0251-8542551, 8542550

Harga Tiket masuk:
Hari Libur, : Dewasa : Rp 8000,- / Anak-anak : Rp 7000,-

Hari Biasa : Dewasa : Rp 7000,- / Anak-anak : Rp 5000,-

Selanjutnya daerah tujuan wisata untuk anak-anak kita adalah :
2. KEBUN WISATA PASIRMUKTI
to be continue....

Wednesday, November 24, 2010

Indonesia AirAsia Buka Rute Darwin - Denpasar


Indonesia AirAsia, pada hari Selasa (23/11) ini, meluncurkan rute terbaru dari Darwin, Australia menuju Denpasar, Bali, sebulan sebelum perayaan Natal. Penerbangan untuk rute terbaru ini akan menggunakan Airbus A320.


"Tujuan kami adalah memperluas pangsa pasar kami di Darwin, dengan membantu meningkatkan jumlah wisatawan dari Darwin ke Indonesia, bukan hanya mengembangkan pasar yang sudah ada saat ini."
-- Dharmadi

Indonesia AirAsia dengan bangga mengumumkan peluncuran rute terbaru, dengan frekuensi satu kali tiap hari, dari Darwin ke Denpasar. Penerbangan perdana ini berlangsung tanggal 23 Desember 2010, sehingga memberi kesempatan wisatawan dari Darwin, yang ingin merayakan liburan Natal mereka di Bali, untuk memesan tiket, kata Direktur Utama Indonesia AirAsia, Dharmadi, Selasa di Darwin.

AirAsia menganggap peluncuran rute terbaru ini sebagai hadiah Natal dari maskapai tersebut untuk masyarakat di Darwin. Diungkapkan pula, bahwa Bali hingga saat ini merupakan tujuan wisata utama bagi wisatawan dari Australia , hal ini dibuktikan dengan suksesnya rute penerbangan AirAsia dari Denpasar menuju Perth .

"Tujuan kami adalah memperluas pangsa pasar kami di Darwin, dengan membantu meningkatkan jumlah wisatawan dari Darwin ke Indonesia, bukan hanya mengembangkan pasar yang sudah ada saat ini," kata Dharmadi .

Salah satu hal yang membedakan pelayanan AirAsia dengan maskapai lain adalah kon ektivitasnya yang sangat luas. Dari Bali, para penumpang AirAsia dapat melanjutkan perjalanan ke negara Asia lainnya seperti Phuket, Bangkok, Kuala Lumpur, bahkan ke negara di Eropa seperti London dan juga Perancis, yang penerbangan perdananya akan berlan gsung tanggal 14 Februari 2011.

Saat ini para wisatawan, khususnya dari Darwin, harus terbang melalui Singapura dan menginap semalam di negara tersebut untuk dapat melakukan perjalanan ke destinasi-destinasi di atas. Untuk itu, AirAsia memberikan kemudahan untuk mereka dengan meluncurkan rute terbaru ini.

"Rute baru ini juga akan memberikan kesempatan bagi masyarakat di Indonesia untuk mengunjungi Darwin dan menjelajahi berbagai wisata alam menarik serta dapat menghubungkan mereka dengan keluarga atau teman di sana," kata Dharmadi.

"Kami percaya taman-taman nasional dan kehidupan liar yang ada di Darwin akan menjadi salah satu tujuan wisata populer di kalangan wisatawa n Indonesia sehingga akan meningkatkan sektor pariwisata di wilayah tersebut," tambah Dharmadi.

sumber : http://travel.kompas.com/read/2010/11/23/13462545/Indonesia.AirAsia.Buka.DarwinDenpasar

Friday, July 9, 2010

Mandala hubungkan beberapa kota ke Singapura

Mandala hubungkan beberapa kota ke Singapura
Oleh: Indyah Sutriningrum

SINGAPURA (Bisnis.com): PT Mandala Airlines berencana membuka rute baru dari beberapa kota di Indonesia ke Singapura, menyusul realisasi pembukaan rute Balikpapan-Singapura dan Jakarta-Singapura pada 25 Juni.

Presiden Direktur PT Mandala Airlines Diono Nurjadin mengatakan rute ke Singapura rencananya juga akan dibuka untuk Solo, Medan, Surabaya dan Yogyakarta.

Rencana untuk untuk mengambil kesempatan dari meningkatnya trafik dari Indonesia ke Singapura dan sebaliknya, kami melihat prospeknya sangat bagus ujarnya pada acara Grand Launching Penerbangaan Mandala Rute Jakarta-Singapura dan Balikpapan Singapura di Singapura hari ini.

Dia menjelaskan Singapura merupakan rute internasional pertama dari Mandala Airline. Walaupun pemain untuk rute Jakarta-Singapura cukup banyak, Diono optimistis dapat meraih peluang dalam persaingan di rute tersebut.

Mandala menerbangi rute Jakarta-Singapura setiap hari, sedangkan dari Balikpapan tiga kali seminggu. Terlihat dari lima hari setelah diluncurkan, rata-rata load factor di atas 80%, tutur Diono.

Untuk meningkatkan tingkat isian pesawat, terutama dari Balikpapan, Mandala akan meningkatkan frekuensi dari tiga hari seminggu menjadi setiap hari. Waktunya tergantung dari demand pasar.

Mengenai dibukanya rute dari Balikpapan, dia menjelaskan hal tersebut karena Balikpapan merupakan kota yang potensial, banyak perusahaan minyak dan tambang di kota tersebut.

Pembukaan rute itu untuk memberikan alternatif penerbangan yang bisa dipilih oleh masyarakat Balikpapan. Saat ini Balikpapan-Singapura dilayani oleh satu maskapai yaitu Silk Air.

Selain itu, Mandala juga akan menjajagi kerja sama dengan Pemerintah Kota Balikpapan untuk mempromosikan wisata daerah tersebut untuk menjari wisatawan dari Singapura.

Sebelumnya di Samarinda, Kepala Seksi Data dan Pengawasan Dinas PDK dan Pariwisata Balikpapan Edy A mengatakan wisatawan di Balikpapan masih didominasi wisatawan domestik. Padahal Balikpapan mempunyai wisata unggulan antara lain wisata hutan tropis.

Sementara itu, pada pertengahan bulan ini Mandala juga akan membuka rute internasional yaitu Jakarta-Hong Kong dan Jakarta-Makau karena pasarnya dinilai potensial. Saat ini tidak banyak pilihan airline ke Hong Kong dan ke Makau.

Untuk Macau, tidak ada penerbangan langsung, sementara ke Hong Kong hanya ada penebangan full service.

Oleh karena itu, untuk ke Hong Kong, Mandala akan mengambil ceruk di antara pelayanan full service dan LCC. Kami memberikan pelayanan berbeda, mungkin dari segi harga akan lebih murah dari para airline yang lain, ujarnya.

Dengan penambahan rute tersebut, Diono mentargetkan Mandala bisa mengangkut 4 juta penumpang tahun ini, naik dibandingkan tahun lalu 3,5 juta penumpang. Sementara itu, untuk pesawat diharapkan tahun ini akan bertambah menjadi 10 pesawat, setelah tiga pesawat baru datang. Untuk semester pertama tahun ini menurut dia sudah tercapai setengah dari target.(htr)

Sumber: Bisnis.Com
http://web.bisnis.com/sektor-riil/transportasi/1id190606.html

Saturday, July 3, 2010

The Jungle

The Jungle adalah tempat wisata yang terletak di Jl.Pahlawan setelah Makam Dreded dan dekat SMA 4 Bogor.Lebih tepatnya di dalam perumahan Bogor Nirwana Residence.


Tempatnya cukup menarik,lokasi wisata yang lengkap satu-satunya di kota Bogor.
Tiket masuknya cukup murah jika hari biasa kita cukup membayar Rp. 30.000 dan Rp. 50.000 pada weekday. Buka mulai pukul 09.00 s/d 18.00 WIB.
Harga tiket yang cukup murah, sebanding dengan kepuasan yang kita dapatkan jika berada di dalam.
Selain kolam renang,water park,kantin dan arena bermain di The Jungle juga menyediakan tempat untuk menonton 4 dimensi. Pokoknya seru dan lengkap deh. Dijamin siapa pun yang berkunjung ke tempat ini akan merasa puas.(source : http://www.iderbuana.co.cc/2009/11/jungle.html)

Wednesday, May 6, 2009

Kawasan Wisata Gunung Salak Endah


Kawasan Puncak merupakan kawasan primadona di Jawa Barat bahkan saat ini telah dijadikan salah satu dari “Seven Wonder of West Java”. Namun perkembangan kawasan ini yang sangat pesat dikhawatirkan akan berdampak negatif. Pemerintah Kabupaten Bogor khususnya Dinas Kebudayaan dan Pariwisata saat ini tengah mengupayakan dan mulai mengembangkan kawasan alternatif sebagai daerah tujuan wisata. Salah satunya adalah Kawasan Gunung Salak Endah (GSE) yang terletak di sebelah barat Kota Bogor, GSE ini terletak di sekitar kaki Gunung Salak. Di sini banyak terdapat obyek alami yang bisa menjadi daya tarik wisata, di antaranya:
WANA WISATA KAWAH RATU
Kawah Ratu berada di kawasan GSE pada ketinggian 1.338 m Dpl, dengan suhu berkisar 10-20 derajat C. Kawah ini memiliki daya tarik yang unik bagi setiap pengunjung, yaitu dengan aktivitas geologinya. Sepanjang hari kepundan selalu mendidih dan mengeluarkan gas alam Sulfat (H2S) dengan baunya yang khas, dan tekadang mengeluarkan suara gemuruh, akibat semburan uap air panas yang membentuk kabut.

CURUG SERIBU
Curug seribu merupakan curug yang paling indah dan paling menarik di kawasan wisata GSE, lokasinya berada lebih kurang 7 km dari Loka Purna. Jika kita menuju ke curug ini akan terlihat pemandangan alam yang indah dan alami dan memiliki daya tarik tersendiri bagi yang melihatnya. Curug Seribu tingginya melebihi 100 meter, dan terlihat indah dan menakjubkan.

CURUG NGUMPET
Curug Ngumpet memiliki ketinggian lebih kurang 45 meter, dengan panorama alam yang indah dan asri. Untuk menuju ke obyek wisata ini, dapat ditempuh dengan jarak lebih kurang 38 km dari Bogor. Jika dari Desa Gunung Sari dapat ditempuh dengan jarak lebih kurang 9 km yang dilan-jutkan jalan setapak lebih kurang 200 meter.

CURUG CIGAMEA
Di kawasan GSE, Curug Cigamea letaknya tak jauh dar jalan menuju ke Pasir Reungit, Kawah Ratu dan menuju Curug Seribu. Panoramanya sangat indah sekali walaupun tingginya tidak melebihi 50 meter. Suasananya terasa alami dan begitu segar untuk dinikmati. Hembusan angin dan ditambah gemericik air akan membuat betah berada di sini.

AKSES MENUJU GSE
Akses untuk menuju GSE adalah jalur Cemplang-Pamijahan-GSE, akses jalur ini memiliki jarak dan waktu tempuh dari jalan raya Bogor-Leuwiliang terpendek dibanding tiga alternatif yang lain, (Cikampek-GSE-Cibatok-GSE dan Tamansari-Gunung Bunder-GSE). Kondisi fisik jalan yang meliputi kontur, kelurusan dan lebar jalan maupun lahan pengembangan secara umum lebih memadai dibanding alternatif lainnya.

Potensi objek wisata alam di kawasan GSE ini tentunya akan lebih dioptimalkan pengelolaannya sehingga diharapkan mampu meningkatkan minat wisatawan untuk berkunjung ke kawasan sini. Sehingga Kawasan Gunung Salak Endah menjadi obyek wisata primadona bagi wisatawan dan menjadi wisata alternatif selain Kawasan Puncak Bogor. Anda ingin wisata alternatif selain puncak? Gunung Salak Endah adalah pilihan yang tepat sebagai daerah tujuan wisata Anda. (PV)

Thursday, March 19, 2009

Kampanye Damai Pemilu Indonesia 2009

Musim Kampanye telah tiba. Selama 21 hari sejak 16 Maret hingga 5 April 2009 akan terjadi pengerahan masa dalam jumlah besar. Kampanye yang disebut kampanye dalam bentuk rapat umum itu dipastikan akan menyedot massa pendukung parpol dan terjadi pengerahan massa.

Dari pengalaman yang terjadi, pengerahan massa yang tidak terkendali menjadi penyebab terjadinya kerusuhan dan bentrok antar pendukung. Sejumlah pihak masih khawatir aksi-aksi kekerasan dan kerusuhan masih mewarnai pelaksanaan kampanye Pemilu 2009. Kekhawatiran itu tidak berlebihan jika kita melihat upaya yang belum optimal dilakukan Komisi Pemilihan Umum (KPU), terlebih partai politik sebagai peserta pemilu. Mungkinkah tawuran antar massa pendukung parpol masih terjadi? Sangat mungkin terjadi, jika kondisi yang terjadi saat ini, dimana pendidikan politik terhadap masyarakat masih minim sekali.

Berkaca dari pilkada di sejumlah daerah dalam kutun waktu satu tahun terakhir, kita bisa menyimpulkan bahwa kesadaran masyarakat tentang pentingnya demokrasi yang bersih masih sangat rendah sekali. Bisa jadi, karena saat kampanye, suguhan yang diberikan parpol kepada para pendukungnya bukanlah mendengar visi, misi dan program calon tetapi konser musik yang kebanyakan berujung pada bentrok.

Belum lagi, pengerahan massa yang terkonsentrasi di satu titik lokasi untuk menghadiri rapat umum, biasanya tidak langsung membubarkan diri pulang ke rumah masing masing.Kebanyakan berkonvoi baik ketika akan bernagkat maupun saat pulang. Bila bertemu, massa yang pro dan kontra sudah bisa dipastikan akan saling ejek, kemudian berlanjut pada bentrok fisik. Sayangnya elit parpol bersikap bahwa persoalan keamanan adalah tanggungjawab polisi selaku aparat keamanan.

Jeffrey Winters, pengamat politik dari Northwestern University, mengatakan dari pengamatannya terhadap pelaksanaan pemilu di Indonesia menunjukkan bahwa partai politik minim dalam memberikan pendidikan politik pada konstituennya. Dari seluruh kampanye partai politik yang telah didatangi pada Pemilu 2004, hampir sebagaian besar hanya menyuguhkan pertunjukan musik dangdut. Kalau pun ada orasi dari elit parpol itu hanya berupa lip service mengenai korupsi dan hanya janji belaka. Secara psikologis, Jeffrey mengatakan jika keadaan ini terus terjadi maka akan membuat rakyat makin apatis terhadap pentingnya pemilu untuk sebuah proses demokrasi yang ideal. Selain itu, antusiasme rakyat terhadap pemilu juga akan berkurang. Efek lebih besar lagi adalah kualitas pemilu makin lama akan menjadi berkurang yang dapat berakibat pada makin jauhnya pencapaian tujuan berbangsa dan bernegara seperti yang dicita-citakan Pancasila sebagai dasar negara dan Pembukaan UUD’45 sebagai pedoman hidup bernegara.

Semua Bergantung Parpol

Deklarasi damai yang sudah digaungkan sejak enam bulan lalu, tidak menjadi jaminan kampenye akan berlangsung aman, tertib dan damai. Sportivitas berkompetisi ala parpol sudah seharusnya dikembangkan oleh pesertanya sendiri partai politik, bukan kepada KPU, polisi dan pemerintah. Kesadaran ini yang tampaknya harus benar–benar di tumbuhkan oleh parpol baik di tingkat elit di tingkat akan bawah (grass root).

Satu hal penting adalah kepentingan, apapun tujuannya, harus disandarkan kepada kepentingan orang banyak, bukan kelompok apalagi individu. Kalau semua kader parpol bisa memaknai itu, maka proses apapun yang dilakukan akan dapat berlansung dengan penuh kesejukan, saling horamt dan menghargai sekalipun kepada lawan, dan dapat memahami bahwa apa yang dilakoni hanya sebuah proses kompetisi yang menghasilkan dua hal berbeda, kalah dan menang.

Thursday, May 15, 2008

JET - MAN, Manusia Terbang Tak Lagi Mimpi



Bila Anda sudah bosan menghadapi kemacetan di jalanan, mesin-mesin ini patut dipertimbangkan. Mesin pertama adalah ciptaan Yves Rossy, 47. Mantan pilot pesawat tempur asal Swiss itu selama lima tahun terakhir bekerja keras tak kenal lelah untuk menciptakan alat yang mendekatkan manusia kepada mimpi terbesarnya mendekati langit dan terbang bebas seperti burung.

Sedangkan mesin kedua adalah helikopter GEN H-4 produksi Genn Corporation asal Jepang. "Mainan" mahal yang diklaim sebagai helikopter terkecil di dunia ini bermesin dua silinder berkapasitas 125 cc. Dengan kapasitas satu penumpang, GEN H-4 bisa terbang hingga ketinggian 1.000 meter dengan kecepatan maksimum 90 kilometer per jam.

Kebetulan, kedua mesin itu diuji coba secara terpisah pekan lalu. Rossy dengan hanya menggunakan pelindung kepala (helm), sepasang sayap fiber elastis, dan empat mesin jet portabel yang disebut Jet-man di punggung sukses terbang melintasi pegunungan Alpen dengan kecepatan 70 kilometer per jam.


Namun, sukses menerbangkan mesin terbang ciptaannya tak membuat Rossy bebas dari masalah. Pria yang oleh rekan-rekannya disebut The Birdman (si manusia burung) itu harus berurusan dengan pemerintah Swiss atas prestasinya itu. Otoritas penerbangan Swiss menyamakan Rossy dengan pesawat yang tidak terdaftar dan mewajibkan dia harus memiliki izin sebelum terbang. Dasar keras kepala, Rossy mengabaikan perintah itu.
"Tidak. Untuk terbang, kamu tak butuh izin. Yang kamu butuhkan adalah sayap," ujar Rossy.

Beruntung, Gennai Yanagisawa, 75, pemimpin proyek helikopter GEN H-4 di Genn Corporation tak menghadapi pemerintah serewel pemerintah Swiss. Profesor Universitas Tokyo itu mengaku puas dengan uji cobanya menerbangkan GEN H-4 mengarungi udara kota Matsumoto pekan lalu.

"Mesin GEN H-4 ini memang belum merupakan produk akhir dan masih terbuka kemungkinan untuk dikembangkan menjadi lebih baik lagi," ujarnya
Ambisi terbesar Yanagisawa ialah mewujudkan imajinasi ilmuwan genius asal Italia, Leonardo da Vinci. Pada 1485, da Vinci mendesain ornithopter, pesawat terbang dengan sayap berkepak yang oleh tenaga manusia. Imajinasi tanpa implementasi itu akan dituntaskan Yanagisawa pada Minggu (25/5).

Pada hari bersejarah tersebut, Yanagisawa akan menerbangkan heli seberat 75 kilogram di Kota Vinci, tempat kelahiran Leonardo da Vinci. "Sejak saya menemukan konsep heli ini tahun lalu, saya tak pernah berhenti berharap bisa menerbangkan di tempat kelahiran da Vinci. Saya pikir dia akan bahagia," katanya.

Bagi yang berminat, kedua mesin terbang itu siap-siap diluncurkan untuk pasar komersial tahun ini. Rossy dan Yanagisawa memberikan ancar-ancar harga jual mesin "Gatotkaca" ciptaan mereka diperkirakan setara dengan harga mobil kelas menengah. (AFP/AP/kim)

Friday, January 11, 2008

MEDAN: THE SMILING METROPOLITAN

CITY TOUR :
1. Asam Kumbang Crocodile Park ; unbelievable view, where more than 2.000 crocodiles,big and small, move arround you.Like a dream
2. North Sumatera Museum; Tradition and historical facts of North Sumatera from thousand years ago.
3. Gunung Timur Temple; Uniquely old temple,built in colonial era, and use a very specific architecture.
4. "Rahmat"International Wildlife Museum & Galeery; the only one wildlife museum and galeery in Asia with a collection more than 600 species from all over the world.
5. Maimoon Palace ; From this palace, the old Deli Kingdom started to build a city, now called Medan.
6. Mesjid Raya Al Maksum ; An old biggest mesjid in the city built by Dutch architect. One of the Medan landmark.
7. Tjon A Fie Resident ; The property of prominent person,late Tjong A Fie. An old architecture with the mixture of Chinese and Malay style.
8. Colonial Building of Kantor Pos Besar Medan ; One of important Medan heritages. Located in the heart of the city, this post office stated as the zero kilometres of Medan city.

Food Centre :
1. Kesawan Square (open night)
2. Lily Suhairy
3. Semarang Food Centre (open night)
4. Pagaruyung
5. S.Parman Zone
6. Warkop Harapan (night)

Traditional Market :
1. Pajak Sambas, seafood centre
2. Pasar Ramai,newest fashion from Hongkong and Taiwan
3. Pajak Ikan, MAlay fashion and textile centre with interesting price.

Thursday, January 3, 2008

Visit Indonesia Year 2008


Meskipun gagal dua tahun berturut-turut dalam meraih turis, Indonesia nekat mengumumkan target ambisiusnya di tahun 2008 yaitu menarik 7 juta wisatawan mancanegara dari Asean, khususnya dari Singapura dan Malaysia. Pemerintah berharap meraup US$ 6.4 milyar dari Visit Indonesia Year 2008 yang kampanyenya akan dimulai oleh SBY pada tanggal 1 Januari nanti.

Sekedar informasi, 10 bulan pertama tahun ini Indonesia hanya mampu meraih 4 juta wisatawan, jauh di bawah target semula yaitu 6 juta wisatawan asing.

Slogan yang Ngawur

Slogan yang dipakai sudah sempat ditorehkan di badan pesawat Garuda pun mengundang cercaan karena “ngawur” secara tata bahasa maupun tidak komprehensif. Menyadari kesalahan tersebut Thamrin, Dirjen Kementerian Pariwisata akan menulis ulang slogan yang dipakai menjadi Celebrating Indonesia’s 100 Years of National Awakening.

Kritik lain yang dilayangkan terhadap slogan yang dipilih adalah apakah yang secara khusus dirayakan dari kejadian 100 tahun lalu itu? Tahun 1908 yang dijadikan patokan tentunya suatu kegiatan dari para pemuda yang dirintis Boedi Oetomo yang kita kenal dengan Kebangkitan Nasional. Namun semua itu tidak banyak diketahui orang di luar sana, di mana justru tema itu yang dipilih untuk mengundang mereka.

Sebagian besar cerita di atas saya baca dari harian yang terbit di Singapura. Ketika kembali ke Jakarta dengan hati berdebar saya menantikan perubahan besar paling tidak di Jakarta sebagai gerbang utama Indonesia untuk melihat langsung kesiapan Indonesia menghadapi Visit Indonesia Year 2008 yang tinggal beberapa hari lagi.

Apa yang Disajikan

Ternyata harapan saya tinggal harapan. Kecuali belalai gajah tempat keluar saya dari perut pesawat yang dikuasai oleh promosi salah satu bank nasional terbesar di Indonesia, saya tidak menemukan adanya perbedaan sekecil apapun. Dimulai dari suasana gelap di sepanjang koridor menuju ke Imigrasi. Saya melewati loket pelayanan Visa on Arrival yang segera menimbulkan antrian karena hanya ada 2 loket yang buka sementara tersedia 3 loket. Petugas yang melayanipun mahal senyum sehingga terkesan angker.

Ketika tiba di jejeran loket imigrasi, lebih parah lagi di mana tidak semua loket dibuka. Orang asing mau pun lokal membaur jadi satu menghadapi layanan yang tidak ramah dan lambat dari petugas imigrasi.

Tiba di tempat menunggu bagasi terlihat kerumuman manusia dari berbagai penerbangan mengelilingi hanya 2 dari 3 ban berjalan yang harusnya berfungsi semua. Petugas berteriak-teriak untuk mengingatkan penumpang yang baru mendarat dari berbagai penerbangan ke ban berjalan nomor berapa mereka harusnya menunggu karena minimnya informasi yang selayaknya tersedia. Mendengar teriakan mereka saya teringat terminal bis Kalideres di mana kondektur berteriak-teriak untuk mengingatkan penumpang ke jalur mana mereka harus pergi. Pelayanan di area bagasi sangat lamban namun tidak nyaman sehingga lengkaplah kekesalan di bandara.

Begitu keluar dari gedung, calo-calo taksi gelap langsung menyergap siapapun yang keluar dari pintu terminal kedatangan. Belum lagi preman-preman liar yang memaksa menawarkan jasa memasukkan koper ke mobil penumpang yang dijemput mobil pribadi meskipun tidak diminta dan setelahnya memaksa minta uang jasa. Bandara Internasional Sukarno Hatta benar-benar menjadi serupa dengan terminal bis daerah yang menjadi hal yang memalukan bagi bangsa ini. Meskipun demikian tidak ada tindakan nyata untuk memperbaikinya.

Keluar dari bandara saya melintasi jalan tol yang sampai hari ini harus bayar, padahal bertahun-tahun sudah dioperasikan. Celakanya lagi meskipun harus bayar melintasi jalan tol ini tidak lebih nyaman dibandingkan jalan serupa yang tidak perlu bayar dari pusat kota Singapura ke bandara Changi yang lega (3 jalur), bersih, dan hijau. Di jalan tol Cengkareng Jakarta, jalurnya hanya 2, gelap gulita karena lampu jalan yang sudah dipotong dari pajak kendaraan ketika mengurus pajak kendaraan setiap tahunnya lebih banyak yang mati. Di kiri kanan hanya ada pemandangan yang membosankan dan pompa-pompa air bercokol mengantisipasi genangan air laut.

Masuk lebih dalam ke kota, tidak ada pemandangan khusus yang membuat saya yakin bahwa Visit Indonesia Year 2008 akan terwujud dengan sukses. Kita mungkin sebaiknya berdoa bahwa hanya keajaiban yang mampu memenangkan target Indonesia untuk meraup 7 juta turis dengan apa yang mereka sodorkan sekarang ini. Dikiranya hanya bertopang dagu dan acara seremonial akan mendatangkan turis. Bekerjalah dengan keras saudara-saudaraku yang ada di berbagai sektor. Keajaiban datang pada mereka yang bertindak bukan pada yang hanya berwacana.(source:GUS WAI at http://www.wikimu.com/News/)

Wednesday, November 21, 2007

INSIDE PADANG



Padang can be hot and humid.
Culture-wise it is the homeland of the Minangkabau race. The Minangkabau, a bold, proud, adventurous warrior of the past and today,the men are encourage to look for better and greener pastures and this is still the pratice today. The society has a well preserved system to ensure that the family weath remains with the woman's side forever.
The town is very clean by Indonesian standards, in comparison to other indonesian towns. The unique buffulo horn shape roof is typical to this place. A well organised and ethical business community, with many business women - in fact, they excell in all type of business and are very good business men and women. (Especially the woman - salute to the females of this community). These people are very good in the cooked food business, the well known minangkabau padang food is popular worldwide. Very good place for beef perparation, Rendang (a dry spicy (curry) beef stewed in santan is recommended).

Bakso (beef ball) in noodles, is also a popular dish. Other more exotic dishes are prepared from cattle's organs: deep fried skin,liver, lung, bull penis, stomach, and instestine and ox tail soup are all considered delicacies by the locals and for more adventurous people.



Bukittinggi
Bukittinggi (translate literally: High mountain) is a cool, mountainous town. Very beautiful and unpolluted. At the town centre, near the clock tower there are many souvenier stores selling local handicraft and embrodery material for dress making
Nearby you can also find stalls selling local plants and the fruit markets.There are horse carts (Angkong) for tourists and local to ride around the town. You can also try the locally-made instant noodle dish (Pangsit)available for breakfast (morning only). Also try the local tea and coffee; the locals have a sweet tooth, so you should request the stall owner not to add milk or sugar to the drink, and then add the milk and sugar yourself .
The locals also bake very nice layer cakes (flavoured with cinnamon harvested from the local tree bark). The local sometimes use a roll of cinnamon stick to stir their coffee, adding flavour in the process.

Lake Minanjau
The view of this fresh water lake is very scenic as you approach from the top of the hill. And as you approach the lake there are many monkeys on the trees, stretching their thier hands to ask for fruit and peanuts.

When you reach this vast lake, the enviroment is very refreshing and windy.

Having lunch at the lake side restaurant is a very pleasant experience. The speciality here is the tiny local fishes, used to make a very nice soup, or deep fried to make cripsy dishes . You can also stay here - there are many homestay and hotels available here - it's very affordable.

Travel Tips on Local Customs
Always use right hand shake (never with the left hand),
Point with the thumbs (impolite to use the finger for pointing to anything)
Never touch the head and headgear of a local (a taboo).

Padang is the nearest airport, about 2-21/2 hours traveling time.

Friday, August 3, 2007

Good News from Saudi Arabia



JAKARTA - Polemik yang pernah mengemuka tentang rencana Arab Saudi mencekal pesawat Garuda Indonesia terbang ke wilayahnya berakhir happy ending. Berdasar hasil audit tim General Authority of Civil Aviation (GACA) Arab Saudi terhadap Garuda, kemarin diputuskan bahwa pesawat Garuda nanti tetap boleh memasuki negara tersebut.
“Tidak ada pelarangan dan restriksi (pembatasan) bagi Garuda untuk terbang ke wilayah Arab Saudi, baik secara normal reguler maupun untuk haji,” kata Menteri Perhubungan (Menhub) Jusman Syafii Djamal setelah pertemuan tertutup dengan Tim GACA di gedung Dephub kemarin. Tim GACA datang ke Indonesia sejak 30 Juli 2007. Mereka terdiri atas lima anggota dan seorang teknisi ICAO.
Selama tiga hari, Tim GACA melakukan verifikasi audit kondisi keselamatan penerbangan Indonesia. Garuda Indonesia dijadikan objek sampel pemeriksaan dan verifikasi. Seluruh aspek penerbangan Garuda, mulai perawatan pesawat, operasi, hingga pelatihan sumber daya manusia (SDM) BUMN penerbangan itu, telah ditelisik oleh GACA. ”Garuda jadi sampel karena secara rutin terbang ke Arab Saudi,” tegasnya.
Menurut Jusman, dalam verifikasi tersebut memang ditemui beberapa protokol operasi penerbangan Garuda yang belum sepenuhnya sesuai dengan aturan. Tetapi, itu tidak menghambat Arab Saudi untuk tetap memberikan klarifikasi dan izin bagi Garuda. Beberapa hal tersebut tidak termasuk faktor utama, hanya minor, dalam masalah penerbangan. ”Hal-hal itu bisa dipenuhi dalam proses ke depan,” tegasnya.
Selain menegaskan Garuda bebas terbang ke Arab Saudi, otoritas penerbangan sipil negara itu juga memberikan rekomendasi mengenai perbaikan SDM regulator. Menurut Jusman, GACA melihat kecepatan pertumbuhan penumpang angkutan udara di Indonesia yang harus diikuti dengan kekuatan regulator pengawasan. ”Mereka (GACA) menekankan pada sumber daya manusia untuk melakukan pengawasan itu,” tegasnya.
Untuk meningkatkan personel pengawasan penerbangan, Dephub berencana memperbaiki SDM regulator. Untuk itu, akan diadakan kerja sama dengan TNI Angkatan Udara serta ahli-ahli dari perguruan tinggi sebagai tenaga penunjang dan evaluasi. ”GACA dan organisasi penerbangan internasional lainnya juga akan dilibatkan dalam upaya itu,” ungkapnya.
Selain itu, lanjutnya, ke depan kedua negara sepakat untuk saling membantu memenuhi segala sesuatu yang terkait dengan peningkatan keselamatan penerbangan. Dasarnya, Indonesia dan Arab Saudi mempunyai visi dan misi yang sama terkait dengan tingginya frekuensi penerbangan dari Indonesia ke Arab Saudi dan sebaliknya. ”Kita sangat puas dengan respons Arab Saudi yang sangat cepat melakukan verifikasi audit, mengecek temuan, melakukan koreksi, dan bersikap,” tuturnya.
Ketua Tim GACA, Capt Berenji M Rashad, mengatakan, pihaknya percaya dan yakin dengan komitmen pemerintah serta stakeholder penerbangan Indonesia lainnya dalam upaya meningkatkan keselamatan penerbangan. Meski demikian, dia menilai Indonesia sedang menapaki proses untuk mencapai tujuan itu, baik dari sisi SDM maupun segi pendukung lain. ”Kami optimistis, itu benar-benar dilakukan,” ujarnya.
Di bagian lain, Dirjen Perhubungan Udara Budhi M Suyitno menambahkan, Tim GACA selanjutnya akan membuat laporan tertulis hasil verifikasi auditnya di Indonesia setelah mereka kembali ke negaranya. Hasilnya juga akan dikirim ke Indonesia, berikut beberapa rekomendasinya. ”Dalam pertemuan tadi, cuma disampaikan pokok-pokoknya,” terangnya.
Budhi menjelaskan, salah satu catatan dalam audit GACA menyangkut potensi kekurangdisiplinan regulator dalam hal pencatatan (recording) segala kejadian operasional penerbangan.
Dia mencontohkan, jenis dan nomor registrasi pesawat. Dua hal itu harus dicatat saat pesawat akan diterbangkan, tiba, maupun ganti pesawat. ”Sayang, kalau berangkat, dicatat; kalau datang, lupa tidak dicatat. Biasanya baru dicatat setelah satu atau dua hari,” ungkapnya.
Menanggapi hal itu, Dirut Garuda Indonesia, Emirsyah Satar, mengungkapkan bahwa GACA telah mengaudit maskapainya. Dia juga mengatakan telah bertemu dengan tim GACA. Mereka menilai tidak ada hal yang patut dikhawatirkan dalam penerbangan Garuda, baik untuk rute domestik maupun internasional. ”Mereka tetap menilai kita safe (aman),” jelasnya. source : http://www.sumeks.co.id

Friday, July 27, 2007

Sriwijaya Air Open route Bandung - Surabaya

Private-owned Sriwijaya Air plan to open new route Bandung-Surabaya.
Beside Surabaya, Sriwijaya Air is planning to fly Bandung - Denpasar and Makasar-Palu. The three new routes will be flown in 2 August 2007.
With introducing the Bandung flight,Sriwijaya Air currently flies to 28 domestic cities;BandaAceh, Medan, Batam, Padang, Pekanbaru, Bengkulu, Jambi, Bangka, Belitung, Palembang, Lampung, Jakarta, Semarang, Solo, Surabaya, Malang, Bali, Kupang,Tarakan, Balikpapan, Banjarmasin,Pontianak, Palangkaraya, Manado, Gorontalo, Makasar, Kendari.
The first regional route is Manado - Davao (Philippina).

Flight Schedule :
Bandung - Surabaya ETD 09:40 ETA 10:55
Surabaya - Bandung ETD 08:00 ETA 09:15

Sriwijaya Air - Your Flying Partner

Wednesday, July 25, 2007

A Country above the Clouds

The road went steadily upward. Sometimes, this route looked like stairs to the sky. A sharp turn made transport trucks roaring and moving very slow like a turtle.The air temperature was getting cooler and bitting the bone. The dense forest was whitening due to the mists. Down there, Padang town was being showered by rainy season of December.Here we felt like staying in a country above the clouds.

Kawasan Taman Hutan Rakyat (THR) Mohammad Hatta adalah salah satu hutan terbaik dan terdekat dengan pusat kota. Bagi penduduk pinggiran kota Padang, taman hutan rakyat ini ibarat tameng tentara Romawi dari kemungkinan banjir atau longsoran dari dinding pegunungan yang sangat curam.

Gunung Talang telah menjadi ajang pendakian para petualang rimba dari berbagai negara. Guide-guide lokal di Solok dan Padang siap melayani pendakian sesuai selera pengunjung.Menurut para petani di sekitar Alahan Panjang,beberpa turis Eropa telah mendirikan villa-villa peristirahatan kecil di bagian lereng gunung dan mereka tinggal di sana selama berbulan-bulan.

Sejenak kita melewati kebun teh milik PTPN VI yang terawat rapi. Perkebunan ini sudah aktif sejak jaman Belanda dan masih menjadi eksportir teh yang produktif hingga sekarang. Hamparannya menutupi bukit-bukit landai dan berbatasan langsung dengan dinding Gunung Talang. Bayangkan, satu panorama hijau yang kemerahan oleh pucuk kayu manis, terbentang luas di bawah naungan gunung. Inilah yang ditemukan setelah menembus lapisan kabut di lereng hutan THR Mohammad Hatta. Inilah negeri di atas awan.

Thursday, July 5, 2007

GOES to KALIMANTAN

Pontianak

A pontianak or kuntilanak (as known in Indonesia, sometimes shortened to just kunti) is a type of vampire in Malay folklore. The pontianak is usually a woman who died during childbirth and becomes undead, seeking revenge and terrorizing villages. She often appears as a beautiful woman, usually accompanied by the strong scent of frangipani. Men who are not wary will be killed when she morphs into a hideous vampire, she will also eat babies and harm pregnant women.
People believe that having a sharp object like a nail helps them fend off potential attacks by pontianaks, the nail being used to plunge a hole in the back of the pontianak's neck. It is believed that when a nail is plunged into the back of a pontianak's neck, she will turn into a beautiful woman, until the nail is pulled off again. The Indonesian twist on this is plunging the nail into the apex of the head of the kuntilanak.

Palangkaraya

Palangkaraya is the capital city of the Central Kalimantan province of Indonesia. The population of the municipality is 160,018 (2000 census).
The city, along with other parts of central Kalimantan, was the site of ethnic violence between the indigenous Dayak people and Madurese immigrants in 2001. Several thousand Madurese, who had moved to Kalimantan as long as twenty years earlier, were evacuated to other islands to escape the violence.

Banjarmasin

Banjarmasin is the capital of South Kalimantan, Indonesia. It is located at 3°20'S 114°35'E, on a delta island near the junction of the Barito and Martapura rivers. As a result, Banjarmasin is sometimes called the "River City". Its population is about 444,000 (1991), making it the largest city on Borneo.
An important deepwater port, it is the trade center of the rich Barito basin; exports include rubber, pepper, timber, petroleum, coal, gold, and diamonds. There is a large oil refinery, and coal mines and sawmills are in the vicinity. The city is a centre for boatbuilding, especially of the pinisi sailing schooners used for inter-island trade.
The city is laced with flood-prone waterways, and many houses are built on rafts or stilts over the waterr. A floating marketplace, where buyers and sellers visit by boat, is located on the western outskirts of town.
The Sabila Muhtadin Mosque, located along the Martapura riverfront, is a major landmark in the city. Built in 1980, it accommodates thousands of worshippers for Friday prayers. A state university (Universitas Lambung Mangkurat, UNLAM) is in the town.



Balikpapan

Balikpapan is a city (population 309,234 1990) on the island of Borneo, in Indonesia. It is the second largest city in the province of East Kalimantan, located on an inlet of Makassar Strait about 115 km from Samarinda, the capital of East Kalimantan province. Mostly surrounded by sea, Balikpapan is an important center of the petroleum, mining, and timber industries.
The city is sometimes called the "Main Gate" of East Kalimantan. It has an international airport, called Sepinggan, several harbors such as Semayang and Somber, and a port devoted to the petroleum industry.
Surrounded by Balikpapan Bay, the city also has potential for business, such as trades and tourism. Dayak, Bugis, Javanese, and some foreigners live here.

Tarakan



The name of Tarakan City comes from Tidung language formed by two words, Tarak means "meet" and Ngakan means "eat". It tries to tell us long ago Tarakan island was used as a meeting place by Tidung ethnic which live as fisherman. As time goes by Tarakan city which was known as city of oil at that time has only one subdistrict, Tarakan.
Tarakan is island town, which located near with Sabah, Malaysia frontier. According to history, Tarakan have ever become location of venomous encounter at Second World War between Japan armies and Australian army. 235 Australian armies died at the encounter. Some houses in Tarakan still having stripper cannon rest of world war that put down in house yard as supply of garden and lawn. In Tarakan there is Australian army cenotaph in location, which is become a military complex. This cenotaph is built in memory of coping to die Australian army to free Tarakan from Japan occupying. In other location there is Japan grave residing in ex Japan bunker in hilly area.
This tourism object in Tarakan for example Amal Beach is a parting 11 Km from the downtown. This beach has coconut panorama to wave with beautiful panorama.Amal Beach is a beautiful beach with white sand, located at West Tarakan Subdistrict. Visitors can watch public shows every Sunday. To reach this place, visitors can go through Kampung Empat, then they go east as far as 6 km by passing native people's field.
About 4 Km from the downtown, in Masjid Markoni Street Gang III there is 'Tugu Perabuan Jepang' that built in 1933. This monument is square equipped with article Kanji and is place of obsequies the dying Japanese corpse.
Based on government regulation No. 47 1981, the status of Tarakan subdistrict was developed as administrative city, authenticated by the Minister of Home Affairs on March 23rd 1982, so 23rd March becomes the date of The Birthday of The Administrative City of Tarakan.

Bookmarks

Add to Technorati Favorites